GUNUNGKIDUL -- Suasana halaman SDIT Tunas Mulia nampak berbeda pada Jum'at dan Sabtu (23-24 Januari 2026). Sebanyak 155 Pramuka Penggalang berkumpul dengan semangat tinggi untuk mengikuti kegiatan Perkemahan Jum'at - Sabtu (Perjusa). Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi para peserta didik untuk menempa diri menjadi pribadi yang lebih mandiri dan religius.
Acara dimulai dengan Apel Pembukaan yang dihadiri langsung oleh Ketua Ranting Gerakan Pramuka Wonosari, kak Purnomo Sumardamto, S.Hut., M.A., M.Eng., secara resmi membuka kegiatan ini.
Kehadiran beliau memberikan motivasi besar bagi para peserta untuk bersungguh-sungguh dalam menyerap setiap materi yang diberikan. Selama dua hari, para peserta didik dari Gugus depan Gunungkidul 01.107 - 01.108 pangkalan SDIT Tunas Mulia ini mengikuti serangkaian agenda Perjusa.
Menurut kak Titin selalu Ketua Pelaksana Perjusa, para adik- adik dilatih untuk : kemandirian (mendirikan tenda secara mandiri dan memasak untuk keperluan satu regu selama perkemahan), ketangkasan (Pendalaman materi PPPK, Semaphore, Sandi hingga Ketangkasan Baris- berbaris menggunakan tongkat), tanggungjawab (menjaga kebersihan, kenyamanan, serta keamanan di regu masing-masing).
"Adik- adik dilatih untuk bertanggungjawab penuh terhadap dirinya sendiri dan regunya. Ini adalah miniatur kehidupan bermasyarakat," ujar kak Titin.
Tak hanya aspek fisik dan ketangkasan, sisi spiritual tetap menjadi prioritas utama. Kak Titin menyampaikan bahwa Ibadah para peserta tetap terpantau dengan ketat namun penuh kekeluargaan melalui: Salat wajib berjamaah tepat waktu. Pelaksanaan salat sunah Dhuha dan tahajud bersama. Zikir berjamaah dan menjaga kedekatan Al-Qur'an melalui sesi murajaah bersama.
Kegiatan ditutup secara resmi olah Ketua Majelis Pembimbing Gugusdepan (Kamabigus), kak Reni Khasana, S.Pd Si. Momen haru terjadi di penghujung acara saat para orang tua dihadirkan ke lokasi perkemahan. Setelah Apel Penutupan, orang tua secara langsung menyematkan Tanda Kecakapan Khusus (TKK) Berkemah kepada putra putrinya.
Penyematan ini menjadi simbol bahwa para peserta didik telah berhasil melampaui tantangan dan siap menjadi pribadi yang Taqwa, Tangguh, Tangkas dan Teguh sesuai dengan visi Perjusa 2026 SDIT Tunas Mulia.
Acara kemudian dilanjutkan dengan prosesi pelantikan penggalang Ramu. Sebanyak 60 adik- adik penggalang Ramu resmi dilantik. Wajah- wajah bangga nampak jelas saat mereka mengikrarkan janji Pramuka di hadapan para pembina dan orang tua.
Hadirnya orang tua dalam penyematan dan pelantikan ini memperkuat sinergi antara sekolah dan keluarga dalam membentuk karakter anak. Perjusa 2026 di pangkalan SDIT Tunas Mulia ini sukses membuktikan bahwa pendidikan karakter bisa dikemas secara menyenangkan namun tetap sarat makna.
Pewarta : Titin N. Hidayati




0 Comments